DISKUSI ONLINE MAHASISWA TORAJA SE-PULAU JAWA: PENGALAMAN POSITIF MENGHADAPI SITUASI PANDEMI COVID-19

Jakarta – Berbagai Organisasi Mahasiswa Toraja Se-Pulau Jawa menggelar diskusi online via zoom. Diskusi mengusung tema “Kondisi Mahasiswa Toraja Rantau di Tengah Pandemi Covid-19”, Senin (15/05/2020) malam.

Diskusi menghadirkan narasumber Enos Patiung (Ketua II Keluarga Mahasiswa Sang Torayaan / KMST Surabaya), Hans Gustavian Taruk (Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Toraja Yogyakarta / IKAPMAJAYA), Rivaldo Kalalinggi (Persekutuan Keluarga Mahasiswa Siswa Toraja / PKMST Salatiga), Sumarto Esa Kobba (Wakil Ketua Asrama Mahasiswa Toraja Bandung), Charles Lobo (Ketua Bidang Humas – Himpunan Mahasiswa Toraja se-Jabodetabek), Oktavina Daunallo & Hero Luden (Himpunan Mahasiswa Toraja Ciputat/HMTC).

Diskusi online ini dipandu oleh Alan Christian Singkali bersama Rikky Rundupadang. Dalam diskusi ini, narasumber bergantian menyampaikan paparannya.

Enos Patiung menyampaikan bahwa aktivitas mahasiswa selama pandemi Covid-19 semakin berat dikarenakan harus belajar online yang memiliki banyak keterbatasan. Enos menuturkan bahwa dosen memberikan tugas yang menumpuk karena mengira mahasiswa memiliki waktu yang cukup dengan menghabiskannya di rumah atau kos saja.

“Saat ini bantuan bagi mahasiswa di Surabaya khususnya KMST berasal dari Gereja Toraja melalui PPGT, juga ada bantuan dari Polda Jawa Timur. Akses bantuan dari kepolisian tersebut karena adanya anggota KMST yang melaporkan kebutuhan anggota,” ungkap Enos.

Setelah Enos, narasumber selanjutnya adalah Hans Gustavian Taruk dari IKAPMAJAYA yang berbagi cerita mengenai kondisi dan pengalaman mahasiswa di Yogjakarta. Hans mengungkapkan bahwa mahasiswa belum terlalu sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari karena minimarket, pasar, dan beberapa fasilitas umum masih beroperasi walaupun ada pembatasan.

“Mahasiswa cukup terbantu dengan bantuan dari Pemprov DIY dan Pemprov Sulsel. Bantuan dari Pemprov DIY disalurkan melalui IKAMI Sulsel cabang DIY, karena IKAPMAJAYA bergabung secara institusi dalam wadah berhimpun mahasiswa Sulsel tersebut. Sedangkan bantuan dari Pemprov Sulsel diakses melalui Kantor Penghubung Provinsi Sulawesi Selatan di Yogyakarta,” tutur Hans

Narasumber lainnya mengungkapkan gambaran umum yang hampir sama dengan narasumber di awal. Garis besar diskusi online ini sebagai wadah menambah referensi dan wawasan bagi mahasiswa Toraja se-Pulau Jawa tentang langkah-langkah yang harus dilakukan selama pandemi Covid-19.

Hadir juga senior yakni Panca R Sarungu yang memberikan saran agar diskusi selanjutnya membahas solusi yang mampu ditawarkan oleh mahasiswa Toraja di Pulau Jawa bagi Indonesia dan Toraja secara khusus.

Bagikan!!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *