OPTIMIS INDONESIA SEHAT, DPP GAMKI BERAKSI

Jakarta. Wabah corona atau Covid-19 telah berlangsung selama beberapa bulan dan memberikan dampak yang buruk terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan perekonomian masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Tidak hanya di kota, masyarakat di desa juga merasakan dampak dari wabah Covid-19. Masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ada yang dirumahkan bahkan mendapat PHK dari tempat kerjanya.

Dengan Melihat persoalan ini, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) meluncurkan empat aksi solidaritas untuk Indonesia Sehat Dari Covid-19. Empat Aksi tersebut di antaranya pembagian sembako, dapur umum, pelayanan konseling, dan membentuk tim satgas.

“Keempat aksi ini rencananya akan dijalankan di pusat hingga ke daerah,” jelas Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat,
Jakarta, hari Sabtu (16/05).

Sahat memaparkan bahwa saat ini masyarakat Indonesia berada di dalam tahapan reposisi yaitu kondisi dimana masyarakat kembali menjalankan aktivitas, namun dengan tetap ketat menjaga protokol kesehatan. “Kita akan mulai masuk ke dalam fase new normal. Aktivitas kembali berjalan, namun harus disiplin melakukan protokol kesehatan. Keempat aksi solidaritas ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk secara perlahan-lahan bisa menjalankan aktivitasnya kembali,” ujar Sahat.

Selain itu, Sahat mengatakan Dapur Umum GAMKI bekerjasama dengan Corona Crisis Center Pemuda Indonesia (CCCPI) mulai hari ini, layanan konseling telah berjalan dan akan rutin setiap minggu. “Kita harus optimis Indonesia sehat dan mampu bertahan selama Pandemi Covid-19,” tegasnya.

Layanan Konseling DPP GAMKI

Koordinator Program Layanan Konseling, Theo Surbakti menjelaskan bahwa alasan dilakukannya program Layanan Konseling terhadap warga terdampak selama penyebaran Covid-19 menyebabkan orang-orang menjadi stres dan cenderung mengurung dirinya.

“Ada banyak orang yang memiliki kerinduan untuk saling berkumpul, beribadah, ataupun berbagi permasalahan pribadinya di masa isolasi ini,” jelas Theo.

Layanan Konseling ini difasilitasi oleh Pdt. Dr. Andriyas Tuhenay, M.Th secara online pertama kali dilaksanakan pada hari Sabtu (16/05), dan dimoderatori oleh Anasthasya Fielia Litelnoni, S.Psi., yang merupakan mahasiswa Program Magister Profesi Psikologi UNIKA Soegijapranata Semarang. Terkait hal itu, konseling akan rutin dilakukan setidaknya seminggu sekali dan dapat diikuti oleh siapa saja.

Para pendeta dari berbagai gereja maupun psikolog akan hadir secara sukarela untuk membantu warga yang membutuhkan.

“Dalam kelompok konseling ini, kita akan dapat saling belajar sehingga kita semua bisa saling menguatkan” pungkas Theo yang juga merupakan Ketua DPP GAMKI bidang Inovasi dan Transformasi Digital.

Selain itu, Pdt.Sufriadi, sebagai Ketua DPP GAMKI Bidang Persekutuan dan Kerohanian, mengajak seluruh pemuda Gereja se-Indonesia untuk juga melakukan aksi solidaritas demi membantu warga masyarakat atau warga gereja yang terganggu ekonominya karna Covid-19. Ini merupakan wujud nyata dari Persekutuan. (SUF/ALN)

Bagikan!!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *